{"id":1096,"date":"2026-09-10T13:22:28","date_gmt":"2026-09-10T13:22:28","guid":{"rendered":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/?p=1096"},"modified":"2026-09-10T13:22:28","modified_gmt":"2026-09-10T13:22:28","slug":"resep-cimol-anti-gagal-cara-membuat-cemilan-gurih-dan-renyah-di-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/resep-cimol-anti-gagal-cara-membuat-cemilan-gurih-dan-renyah-di-rumah\/","title":{"rendered":"Resep Cimol Anti Gagal: Cara Membuat Cemilan Gurih dan Renyah di Rumah"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Cimol Anti Gagal: Cara Membuat Cemilan Gurih dan Renyah di Rumah<\/h1>\n<p>Cimol, sebuah camilan khas dari Jawa Barat, telah memikat hati banyak penikmat kuliner dengan tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Nama &#8216;cimol&#8217; sendiri adalah singkatan dari &#8220;aci digemol,&#8221; yang berarti tepung kanji atau tapioka yang dibentuk menjadi bola-bola kecil dan digoreng hingga matang. Artikel ini akan memandu Anda untuk membuat cemilan cimol yang gurih dan renyah di rumah dengan langkah-langkah yang mudah diikuti. Selain itu, kami juga akan membagikan tips anti gagal untuk memastikan cimol yang Anda buat tidak meletus saat digoreng.<\/p>\n<h2>Apa Itu Cimol?<\/h2>\n<p>Cimol adalah salah satu jajanan jalanan paling populer di Jawa Barat, khususnya di kota Bandung. Dengan rasa yang gurih dan tekstur yang unik, cimol sering menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menikmati camilan yang lezat dan mengenyangkan. Biasanya, cimol disajikan dengan taburan bumbu kering seperti bubuk cabai, keju, atau barbeque untuk menambah cita rasa.<\/p>\n<h2>Bahan-Bahan Dasar<\/h2>\n<p>Sebelum memulai proses pembuatan cimol, Anda perlu menyiapkan beberapa bahan dasar berikut:<\/p>\n<h3>Bahan Utama:<\/h3>\n<ul>\n<li>250 gram tepung tapioka<\/li>\n<li>50 gram tepung terigu<\/li>\n<li>200 ml air mendidih<\/li>\n<li>3 siung bawang putih, dihaluskan<\/li>\n<li>1 sendok teh garam<\/li>\n<li>1\/2 sendok teh merica bubuk<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bumbu Pelengkap:<\/h3>\n<ul>\n<li>Bubuk cabai secukupnya<\/li>\n<li>Bubuk keju atau barbeque, sesuai selera<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Alat-Alat:<\/h3>\n<ul>\n<li>Panci<\/li>\n<li>Mangkuk besar<\/li>\n<li>Garpu atau sendok kayu untuk mengaduk<\/li>\n<li>Wajan dan saringan untuk menggoreng<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Cara Membuat Cimol Anti Gagal<\/h2>\n<h3>1. Mempersiapkan Adonan<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Rebus Air:<\/strong> Panaskan air hingga mendidih.<\/li>\n<li><strong>Campur Bahan Kering:<\/strong> Dalam mangkuk besar, campurkan tepung tapioka, tepung terigu, garam, dan merica bubuk.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan Bumbu:<\/strong> Tambahkan bawang putih cincang ke dalam campuran tepung.<\/li>\n<li><strong>Tuangkan Air:<\/strong> Perlahan-lahan, tuangkan air mendidih ke dalam campuran sambil diaduk dengan garpu atau sendok kayu hingga membentuk adonan yang kalis dan dapat dibentuk.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>2. Membentuk Cimol<\/h3>\n<ul>\n<li>Ambil sedikit adonan, lalu bentuk menjadi bola-bola kecil sesuai dengan ukuran yang diinginkan.<\/li>\n<li>Pastikan semua bola cimol memiliki ukuran yang seragam agar matang merata saat digoreng.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Menggoreng Cimol<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Panaskan minyak:<\/strong> Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.<\/li>\n<li><strong>Goreng Cimol:<\/strong> Masukkan bola-bola cimol ke dalam minyak panas. Pastikan minyak cukup banyak agar cimol terendam seluruhnya.<\/li>\n<li><strong>Teknik Penggorengan:<\/strong> Goreng cimol sambil terus diaduk perlahan agar tidak menempel satu sama lain. Goreng hingga cimol mengembang dan berwarna kuning keemasan.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li>Angkat dan tiriskan cimol yang telah matang ke dalam saringan atau tisu dapur untuk menghilangkan minyak berlebih.<\/li>\n<li>Taburkan bubuk cabai, keju, atau bumbu lainnya sesuai selera sebelum disajikan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Tips Anti Gagal<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Gunakan Air Panas:<\/strong> Memastikan air yang digunakan benar-benar mendidih adalah kunci untuk mendapatkan adonan yang sempurna.<\/li>\n<li><strong>Menggoreng dengan Api Sedang:<\/strong> Usahakan untuk tidak menggunakan api yang terlalu besar agar cimol matang merata dan tidak meletus.<\/li>\n<li><strong>Menjaga Takaran:<\/strong> Pastikan untuk mengikuti takaran bahan dengan tepat agar tekstur cimol tetap pas saat digoreng.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Cimol adalah pilihan camilan yang seru dan memuaskan untuk dibuat di rumah. Dengan mengikuti resep dan tips anti gagal di atas, Anda bisa menikmati cimol yang gurih dan renyah kapan saja. Selamat mencoba resep cimol ini dan nikmati keseruannya bersama keluarga! Jangan lupa untuk bereksplorasi dengan bumbu pelengkap sesuai dengan selera Anda.<\/p>\n<p>Artikel ini memandu Anda untuk membuat cimol dengan cara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Cimol Anti Gagal: Cara Membuat Cemilan Gurih dan Renyah di Rumah Cimol, sebuah camilan khas dari Jawa Barat, telah memikat hati banyak penikmat kuliner dengan tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Nama &#8216;cimol&#8217; sendiri adalah singkatan dari &#8220;aci digemol,&#8221; yang berarti tepung kanji atau tapioka yang dibentuk menjadi bola-bola kecil dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[502],"class_list":["post-1096","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-cimol"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1096"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1096\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1098,"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1096\/revisions\/1098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksomatarambinjai.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}